Rabu, 13 Juni 2012

Konka Fokus Pasar Indonesia Timur

Konka Fokus Pasar Indonesia Timur
Penjualan ponsel Tiongkok tumbuh pesat di Surabaya. Saat ini puluhan merek beredar dan membanjiri pasar di Kota Pahlawan. Nah, Sabtu lalu (28/2) PT Tristar International menambah koleksi ponsel Tiongkok dengan meluncurkan brand Konka.
Leonard Donny Bayu, general manager PT Tristar International yang merupakan master dealer Konka mengatakan, untuk pemasaran ponsel ini pihaknya lebih fokus menggarap pasar Indonesia Timur.  

“Sebelumnya Konka fokus ke produk elektronik seperti televisi, AC, microwave dan kulkas. Sekarang, kami mengembangkannya ke produk telekomunikasi,” papar Donny. Donny mengakui kalau pihaknya harus memperkuat brand. Pasalnya, konsumen lebih mengenal Konka sebagai produk elektroniknya.

Dan Indonesia Timur dipilih sebagai area pemasaran karena pasarnya yang luas. “Home base Konka di Indonesia ada di Surabaya. Dari Surabaya pengembangan pasarnya ke Bali, Sulawesi, hingga Papua,” tambahnya. “Untuk Jakarta, nantinya akan digarap setelah wilayah timur,” lanjutnya.

Untuk mendukung pemasaran produk, Tristar tengah menyiapkan dua outlet resmi. Satu di Surabaya, satu lagi di Jakarta. “Saat ini baru ada satu gerai resmi di Surabaya, setelah penambahan, total akan ada tiga gerai,” tuturnya. Donny mengatakan sebelum pertengahan tahun, tiga gerai tersebut bisa beroperasi optimal.

Targetnya, tahun ini mereka bisa mencapai penjualan hingga Rp 2,3 miliar (sekitar 2.300-2.500 unit), dengan komposisi penjualan terbesar di Surabaya sekitar 40 persen. Kemudian disusul Bali dan Nusra sebesar 20 persen, Madura 10 persen, daerah pantura (Lamongan, Tuban, dan lain-lain) 10 persen, serta Jakarta 10 persen.

Produk Konka yang dipasarkan di Indonesia terdiri atas 130 varian. Fitur yang diunggulkan oleh Konka adalah fasilitas TV in dan out. Dengan TV in, pengguna bisa merekam siaran televisi, sedangkan TV out adalah fasilitas untuk menampilkan data yang terekam di ponsel ke layar televisi. “Ponsel ini juga bisa difungsikan sebagai modem, webcam, atau penyimpan data ketika disambungkan ke komputer,” jelasnya.

Mengenai varian, kata dia, sebenarnya Konka telah memiliki sekitar 160. Namun, baru 130 yang yang dipasarkan di Indonesia. “Ada varian yang belum bisa dibawa ke Indonesia. Salah satunya ponsel dengan fasilitas digital TV receiver (kemampuan untuk menangkap siaran tv kabel),” paparnya.
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar